Terlahir dengan nama Kartumi, namun masyarakat lebih mengenalnya sebagai Mbah Tekluk. Kecintaan dan pengabdiannya pada kopi menjadikannya salah satu legenda kopi di Ponorogo. Dari biji-biji kopi itulah ia menapaki kehidupan, dan sepanjang hayatnya, hidupnya diabdikan untuk kopi.
Hanya pengguna terdaftar yang dapat menulis komentar. Silakan masuk dengan Google untuk mengapresiasi karya ini.
Seneng nulis, seneng potret, seneng dolan, dan gak seneng sesama jenis
Ciamik angle dan lightingnya pak ... Anda jeli memilih moment ... Ekspresi Mbah nya ngangenin 👍👍👍
Beruntung mas, sempat mengabadikan sang legenda. Sehingga Ponorogo bisa punya dokumentasi tentang beliau dalam bentuk visual, tak hanya narasi
@Nanang Dianto standing applause buat mpeyan pak ... 👍 Best Regards 🙏🙏🙏